5 hal penyebab gagal dalam hidup

Gagal, satu kata yang paling dihindari oleh kita. Baik gagal dalam berkarier maupun dalam hal lain. Gagal merupakan momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang. Banyak diantara kita yang mencoba menghindar dari kata itu, namun banyak yang tidak berhasil menghindarinya. Kenapa? Karena kebanyakan dari kita hanya menghindar tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya harus kita hindari tersebut.

Nah, dalam beberapa hari yang lalu saya mendapatkan sedikit ilmu yang saya dapat dari sebuah training di sebuah perusahaan. Inti dari pembahasannya adalah kurang lebih berisi tentang penyebab terbesar kegagalan kita dalam mencapai tujuan.

1. Pesimis, sifat pesimis merupakan hal pertama yang banyak menyebabkan orang gagal dalam mencapai tujuan hidupnya. Sifat pesimis akan menimbulkan rasa malas dan tak bersemangat dalam mencapai tujuan dan target hidup kita.
2. Penunda, menunda-nunda merupakan sifat dari kebanyakn kita. Nanti saja, masih ada esok, lusa saja dan kalimat-kalimat lain yang secara harfiah merupakan menunda atau mengulur-ngulur waktu.
3. Perfeksionis, merupakan sifat yang jelek (menurut saya) karena sesungguhnya didalam dunia ini tidak ada yang sempurna (perfect) mesti ada kurangnya. Orang perfeksionis cenderung menjadi orang pemilih dengan mengabaikan peluang yang ada.
4. Panik, disini bukan latah atau gampang terkejut. Panik disini terlalu “grasak-grusuk” terlalu terburu-buru dalam segala hal. Ingat hidup adalah pilihan, dari itu jangan gegabah dalam mengambil keputusan. Karena sesal tak pernah datang dimuka.
5. Powerless (kehilangan kekuatan), sebenarnya sifat ini hamper sama dengan nomor satu namun, powerless disini dia sudah kehilangan semangat untuk hidup. Dia sudah pasrah dengan apa yang ada dan tak mau lagi berusaha untuk memperbaiki hidupnya.

Itulah beberapa sifat manusia yang paling banyak menyebabkan kegagalan bagi dirinya. Dari itu mulai dari sekarang ada baiknya (jika kita mau sukses dan tak mau gagal) kita mulai dengan selalu optimis dalam hidup, jangan menunda-nunda pekerjaan atau apapun yang bisa kita kerjakan saat ini. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi didepan.

Selain itu, jangan jadi orang yang terlalu perfeksionis. Kriteria perlu namun standarnya yang wajar-wajar saja (bercermin pada diri kita dulu) sebelum membuat kriteria. Selanjutnya, jangan terlalu panic dalam menghadapi masalah, rileks saja. Hidup didunia Cuma sekali, nikmati dan jalani dengan sebaik-baiknya.

Dan yang terakhir, bersemangatlah! Memang tak mudah membangkitkan semangat yang sudah meredup, namun ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk membangkitkannya. Contoh kecil dengan membaca buku-buku motivasi, mengunduh tulisan-tulisan motivasi, mendengarkan motivator-motivator berbicara dan hal lainnya.

Sukses dan Gagal adalah pilihan kita, dan kita yang mengusahakan orang lain!

Orang yang pandai dan bijaksana akan belajar dari pengalaman orang lain. Orang yang pandir dan dungu mengira hanya bisa belajar dari pengalamannya sendiri.

Pengalaman itu mahal harganya, kalau mau pengalaman yang murah, belajarlah dari pengalaman orang lain.

رَبِّ زِدْنِـى عِلْمًا

“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”
QS 20:114

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s