masih ada di atas kita.

Kemarin sore saya menghabiskan waktu bersama seorang sahabat saya yang menurut saya memiliki segala galanya, dia cantik, cerdas, bekerja di law firm nomor satu dengan gaji puluhan juta rupiah, secara kasat mata sahabat saya ini tidak memiliki kekurangan, dan jika ditanyakan kepada saya apakah saya mau bertukar nasib dengan sahabat saya ini pasti saya langsung meng”iya”kan, tanpa pikir panjang🙂 tapi kemudian saya berpikir lagi, bukankah setiap orang itu punya ujian masing masing yah? bukankah tak ada manusia yang tak retak, bukankah diatas langit masih ada langit, artinya sahabat saya ini juga pasti memiliki luka, memiliki hari hari yang gak enak, kan gitu yah?😛

Jadi ketika saya melihat orang lain itu punya segalanya dan bahagia harusnya saya gak perlu iri, gak sopan lah sama ALLAH harus iri dengan manusia lain yang diberi bahagia lebih oleh ALLAH, toh nanti saya pasti punya bahagia sendiri yang tidak dimiliki oleh sahabat saya ini, mungkin sahabat saya bahagia karena punya kekasih yang setia, disaat yang sama saya bahagia mengurus mereka yang membutuhkan saya di panti asuhan, bahagia dengan mewakafkan diri, kan emang ternyata beda yah? bahagia saya tak akan sama dengan bahagia sahabat saya, karena ALLAH maha tahu takaran yang pas untuk saya🙂 kalau saya hanya punya rejeki segini setelah seharian banting tulang sementara sahabat saya kerja dikit duit banyak, toh saya tetap bahagia, ketika bekerja adalah ladang ibadah, berarti saya harusnya bahagia karena semakin banyak kerja semakin banyak pahala🙂

Pepatah bilang “rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”, jadi memang keliatannya indah, padahal? belum tentu, jadi nggak usah iri sama hamba ALLAH yang lain. Iya, saya yang manusia ini memang takkan pernah merasa puas dengan segala atribut dunia ini. Dunia seisinya takkan mampu memuaskan hasrat dan keinginan saya, dituruitipun hanya akan lelah, dilihat lihat ditimbang timbang juga gak akan saya miliki, mau nangis sambil muntah darah juga gak bisa saya miliki yang memang bukan milik saya

Manusia kadang ingin memiliki sifat ALLAH “Maha Berkehendak” padahal saya hanya hamba yang tak akan mampu memiliki semua yang saya kehendaki, dan jika ini saya biarkan maka saya sudah mengambil hak ALLAH, dan ini tak akan pernah terjadi, dan pada saat saya bersyukur dengan yang sedikit inilah ALLAH hadir dan memberi lebih, ini janji ALLAH loh, ketika saya mensyukuri yang sedikit ini maka ALLAH akan menambah, kalau gak mau bersyukur nanti diambil semua deh oleh pemiliknya… dan ALLAH tidak pernah ingkar janji.

Bayangkan, jika semua yang saya kehendaki diberi oleh ALLAH, minta mobil dikasih, minta Nicholas Saputra diberi, minta uang milyaran di ATM langsung ada, terus dimana ladang ibadahnya dong? dimana kehambaan saya akan saya letakan, dimana airmata berlinang yang akan saya tumpahkan jika kemudian saya menjadi sombong dengan semua yang saya miliki jadi gak perlu lagi berdoa, tak akan mampu saya menanggungnya🙂 biarlah yang sedikit ini yang penting cukup, yang penting bahagia, yang penting berkah, yang penting tidak jauh dari ALLAH dan ini yang terpenting. kalau mengikuti dunia saya tak akan sanggup karena diatas langit yang ingin saya sentuh ada lagi langit🙂 kira kira begitu !! hehehe, motivator mode on nih si Ade.

Nah untuk menghibur diri, lihatnya kebawah sekali kali saja, jangan keseringan nanti gak punya harapan, ketika saya hanya mampu naek motor maka masih ada yang berjubel jubel kepanasan di dalam bis, ketika saya hanya bisa makan tempe siang ini maka masih ada yang belum makan udah tiga hari, ketika saya tidak memiliki kekasih seganteng Nicholas Saputra mungkin masih ada yang gantengnya hanya seganteng Afghan, cukuplah senyumnya toh sama sama manis🙂 kalau saya sendiri dimalam minggu, berpikirlah kan ada ALLAH yang tak pernah membiarkan saya sendiri, kalau saya gak punya gaji puluhan juta, yang sedikit ini alhamdulillah, jadi hisabnya gak terlalu berat karena memang hanya cukup untuk makan dan ongkos🙂

Yuk semangat, bukan hanya kita yang luka dan memiliki masalah, tapi SEMUA hamba ALLAH memiliki masalah, dengan porsi yang berbeda tentunya, dengan jalan keluar yang beda pula, kan gak ada yang abadi dibumi ALLAH ini, ketika luka ingatlah esok akan bahagia, dan ketika bahagia ingatlah bahwa esok mungkin akan luka…

Jadi, enjoy aja ….😛🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s